oleh

4 Jenis Web Hosting yang Perlu Anda Ketahui

Agar bisa diakses secara online dari internet maka situs web membutuhkan sebuah tempat untuk menyimpan asset-asset nya yang biasa disebut host web atau sebuah server. Kali ini kita akan membahas 4 jenis web hosting yang banyak tersebar di pasaran. Keempat jenis web hosting ini memiliki persyaratan dan fitur yang berbeda-beda tergantung kebutuhan. Maka, akan sangat penting untuk memahami perbedaan keempat jenis web hosting.

Jenis-jenis Web Hosting

1. Hosting Bersama / Shared Hosting

Sesuai dengan namanya Shared Hosting sering digunakan sebagai hosting untuk pemula yang sedang ingin belajar membuat situs. Dengan menggunakan Shared Hosting Anda akan berbagi resource dengan pengguna lain sehingga hosting jenis ini umumnya memiliki harga yang lebih murah.

Kekurangannya adalah jika situs website dari pengguna lain mengalami peningkatan volume traffic yang signifikan, situs Anda juga akan terdampak dan umumnya mengalami penurunan performa, entah itu situs menjadi lambat dan yang paling parah situs tidak bisa diakses. Selain itu hosting jenis ini memiliki skalabilitas yang rendah, namun dengan menggunakan Shared Hosting proses setup situs cenderung lebih mudah daripada menggunakan hosting jenis lain. Maka dari itu Shared Hosting cocok untuk bisnis skala kecil dan pemula juga memiliki lalu lintas rendah sekitar 10000 hingga 20000 kunjungan per bulan.

Salah satu penyedia layanan hosting terbaik adalah Niagahoster, Anda bisa mendapatkan harga yang murah dengan kualitas layanan dan support yang baik.

2. VPS Hosting 

VPS (Virtual Private Server) adalah jenis hosting yang di setup dengan cara membuat server virtual di sebuah server besar. Dengan setiap virtual server ini didedikasikan sesuai dengan kebutuhan pengguna. VPS hampir sama dengan Shared Hosting sama sama berbagi server dengan pengguna lain namun dengan jumlah yang lebih sedikit dan dibatasi oleh virtual server. Dengan fitur seperti ini, VPS cocok untuk situs yang digunakan untuk bisnis dengan skala menengah dengan volume lalu lintas yang terus meningkat, karena VPS bisa di setting secara fleksibel sesuai peningkatan kebutuhan pengguna.

3. Dedicated Hosting

Hosting jenis dedicated ini adalah jenis hosting dengan tingkat eksklusifitas, dikarenakan ssatu server untuk satu klien dan tidak ada sharing resource. Diperlukan pengetahuan teknis yang memadai untuk menggunakan dedicated hosting, karena kita punya akses penuh untuk setup server kita terutama untuk masalah kemanan data di server.

Server jenis ini memiliki harga yang mahal, namun memiliki performa yang sangat bagus, resource yang besar cocok untuk bisnis yang sudah maju dan besar (enterprise). Dedicated Hosting mampu menampung lalu lintas kunjungan sekitar 100.000 kunjungan per bulan.

4. Cloud Hosting

Cloud Hosting terdiri dari beberapa server jarak jauh di lokasi yang berbeda. Maka, server jenis ini memiliki skalabilitas yang tinggi, biasanya pengguna akan membayar sesuai dengan resource yang digunakan saja (pay as you go). Tingkat uptime Cloud Hosting lebih tinggi dari server lain karena jika satu server mati akan di back up oleh server lainnya. Jenis hosting ini cocok untuk bisnis skala menengah dan besar dan bisa menghandle lalu lintas sekitar 50.000 kunjungan per bulan. Anda bisa mempertimbangkan server jenis ini untuk mendapatkan kemanan dan kemudahan yang lebih baik.

Itulah 4 Jenis web hosting yang biasa ada di pasaran, sekarang Anda bisa mempertimbangkan mau memakai jenis yang mana. Ada beberapa aspek yang perlu Anda pertimbangkan :

Pertama, tujuan dari dibuatnya situs, persyaratan dari server, konten apa yang akan di buat dan potensi lalu lintas.

Kedua, pertimabangkan harga yang sesuai dengan anggaran dan tim IT yang mendukung dari vendor.

Ketiga, pastikan keandalan, fleksibilitas, bandwidth, cadangan data, lokasi server, fitur, dan dukungan untuk pelanggan.

Selamat mencoba.

Beri Nilai post